Chat with us, powered by LiveChat

BLOGSABUNGAYAM

Situs Informasi Agen Sabung Ayamn S128 dan SV388

Sejarah Ayam Aduan Bangkok Menggunakan Taji

Sejarah Ayam Aduan Bangkok Menggunakan Taji – Sejarah Ayam Aduan Bangkok Menggunakan Taji,  Ayam aduan bangkok atau disebut pertarungan antar ayam bangkok jantan merupakan naluri bawaan lahir ayam bangkok tersebut. Namun saat ini banyak pecinta sabung ayam belum mengetahui asal usul taji atau Pisau Taji yang diikatkan ke salah satu kaki ayam yang akan ditandingkan. Karena di zaman sekarang kebanyakan orang lebih memilih melihat atau beradu ayam bangkok menggunakan Taji, keseruan dan semangat terlihat di arena yang kalian kunjungi di saat itu, sorak sorai para penonton kencang saling mendukung ayam aduan bangkok mereka masing-masing membuat bulu kuduk punggung berdiri setalah merasakan atmosfir kala itu.

Sabung Ayam Taji – Di Indonesia, Taji Sabung Ayam bangkok sudah lama dilakukan sejak dahulu kala, dan bahkan di berbagai negara juga sudah lama diselenggarakan. Sejarah Taji Sabung Ayam ada banyak negara-negara yang mempunyai sejarah tentang asal usul taji yang di gunakan pada sabung ayam tersebut. Turnamen sabung ayam taji memang sudah sangat terkenal didunia karena telah banyak penggemar sabung ayam yang ikut serta berpartisipasi. Turnamen ini mengadukan dua ekor ayam aduan jantan dalam arena sabung ayam yang terbesar didunia . Sabung ayam aduan bangkok tersebut adalah hal yang legal dan biasa dilakukan oleh para pecinta sabung ayam aduan Bangkok. Sabung ayam aduan bangkok yang menggunakan pisau, silet dan juga taji tersebut sudah biasa dilakukan di Filipina.

Adu Ayam Online – Pada awalnya 2 orang memiliki ayam aduan bangkok jantan yang akan masuk ke arena laga. Lalu mereka akan memasangkan taji pada kedua kaki ayam sabung masing-masing. Jumlah taji yang dipasang tergantung dari kesepakatan bersama., bisa satu atau dua bilah pisau taji. Taji jalu dipasang dikaki ayam aduan bangkok dengan ujungnya yang menghadap kebelakang dan posisinya agak miring sedikit. Setelah masing-masing ayam aduan bangkok sudah bertaji, keduan ayam aduan bangkok dilepaskan secara bersamaan dan saling berhadapan. Kedua ayam aduan bangkok ini dibiarkan untuk berlaga hingga ada salah satu yang kalah. Tanda kalah biasanya berupa ayam aduan yang lari, ayam terkena taji, atau ayam yang hanya diam saat diserang. Selama ayam berlaga, pemiliki ayam tersebut harus berada diluar arena tarung dan tidak boleh masuk kecuali untuk mengambil ayam aduannya saat wasit menyatakan menang atau kalah.

Nah, Sekarang admin S128 akan memberitahun asal usul dari pisau taji yang kerap di pakai ayam aduan bangkok yang sampai sekarang sangatlah populer. Sejarah Taji ayam aduan bangkok
Ada banyak negara-negara yang mempunyai sejarah tentang asal usul taji yang di gunakan pada sabung ayam tersebut.

Bali, Indonesia
asal usul taji bali acara Taji aduan  Ayam bangkok sudah sangat populer hingga dinamakan Tajen. Asal mulanya Tajen Bali berasal dari ritual upacara Tabuh Rah yang diadakan oleh umat agama hindu bali yang dilakukan tiap setahun sekali. Dalam upacara Tabuh Rah diadakan persembahan darah ayam yang di adukan menggunakan Taji atau Pisau. Upacara agama hindu Tabuh Rah memang sudah tradisi sejak dahulu kala menggunakan sabung ayam dan tidak bisa dilarang oleh siapapun. Karena itu masyarakat setempat menggangap pertarungan ayam dalam upacara Tabuh Rah benar-benar seru, sehingga orang-orang setempat mengusulkan agar diadakan pertarungan ayam jantan khusus yang akhirnya diberi nama Tajen.

Sulawesi, Indonesia
Di Sulawesi tepatnya di Toraja juga sudah mengadakan acara serupa yang dikenal dengan nama Massaung Manuk. Massaung Manuk tentu mempunyai sebuah makna yaitu hanya untuk sekedar hiburan yang dipersembahkan kepada Raja di Sulawesi Selatan. hiburan yang dipersembahkan suku bugis kepada raja adalah Sabung Ayam. Aduan Ayam bangkok Toraja hanya kegiatan biasa hanya untuk kesenangan. Dalam aduan Ayam bangkok Toraja ayam yang diadukan haruslah mempunyai taji dan bagi yang tidak memiliki taji, boleh menggunakan pisau yang ditumpulkan. Menurut budaya kuno yang berasal dari kitab “La Galigo” di Toraja, seorang pemuda belum bisa dianggap jagoan jika belum pernah melakukan perjudian, minum arak dan melakukan Sabung Ayam.

Philipine
Di negara filipina menjadi budaya yang disebut sebagai Sabong. Sabong juga menggunakan pisau yang bernama Gaff atau Tari. Dalam budaya Sabong, pemerintah filipina mensahkan permainan sabung ayam yang menggunakan pisau, oleh karena itu kebanyakan kontes pertandingan besar Sabung Ayam diadakan di negara filipina.

Colombia
Di negara Kolumbia adalah salah satu negara yang dikenal dengan acara adu ayam pisau. Di dalam negara ini, budaya adu ayam pisau dikenal dengan nama “Pelea de Gallos”. Acara ini bersifat tertutup bagi kalangan warga kolumbia karena acara ini termasuk acara kekerasan bagi anak dibawah umur, tetapi acara sabung ayam pisau ini bersifat legal.

Puerto de Vala, Mexico
Di negara mexico, pertarungan sabung ayam menggunakan pisau sudah hal biasa yang dilegalkan oleh pemerintahannya. Tidak hanya aduan ayam bangkok, ada juga acara seperti menunggangi kuda liar, sabung banteng, dan matador.  Ayam aduan bangkok pisau di negara mexico adalah pertarungan yang paling kejam diantara negara-negara lainnya. Disaat ayam aduan sudah selesai bertarung, biasanya orang-orang akan merawat dan mengobatinya, tetapi tidak berlaku di mexico, ayam aduan bangkok yang sudah sekarat akan langsung dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Texas, Amerika Serikat
Di negara Amerika Serikat tepatnya di Texas mengadakan sebuah budaya pertarungan antar hewan. Sama seperti mexico, tidak hanya aduan ayam bangkok saja yang dilegalkan tetapi ada juga terdapat beberapa hewan yang di adukan, seperti banteng. Atraksi pertarungan sudah hal biasa yang disajikan hanya untuk para penonton, anda juga bisa berjudi dengan bebas karena sabung ayam sudah dilegalkan oleh pemerintahnya. Begitulah beberapa asal usul taji dan beberapa negara yang menyelenggarakan sabung ayam menggunakan taji pisau.